CARI UANG GRATISAN BUAT YANG PINTER DESAIN

Gambar

ada beberapa situs yang memfasilitasi teman-teman yang suka desain, dan karena itu lah saya untuk beberapa minggu ini absen postingan. hehe *who cares ;(

tak cuma seperti deviantart yang meng-galery-kan hasil kreasi kita, tapi kita juga bisa mendapatkan uang dari desain kita sesuai dengan komisi atau harga yang telah ditentukan. berikut adalah situs yang mampu menghasilkan uang dari desain yang kita buat:

1. zazzle

dengan membuat desain pada produk-produk yang telah disediakan pihak zazzle anda akan mampu menghasilkan uang dari setiap produk yang berhasil anda jual. dan komisi nya pun anda bebas memilih sesuai keinginan anda. tentunya semakin tinggi persen komisi semakin tinggi pula harga yang ditawarkan.

2. spredshirt

tidak jauh beda dengan zazzle, cuma bedanya anda juga dapat menjual desain anda di marketplace. dengan begitu setiap ada orang lain yang memakai desain anda untuk baju atau produk lainnya, anda akan mendapat komisi sesuai tarif yang anda patok sebelumnya.

3. ganti baju.com

ini asli situs desain kaos indonesia punya. hampir setiap bulannya ada kontes desain berlangsung di sini. setiap kaos hasil desain anda yang berhasil di beli konsumen akan dihargai 20% dari harga normal. dan mendapatkan 1juta upiah jika anda mampu memenangkan kontes. tapi sayang sekali situs ini belum mampu mensupport ubuntu atau program open source lain, karena template yang disediakan formatnya tidak bisa dibuka lewat opensource.😦

4.sribu.com

di situs ini rutin menggelar kontes-kontes yang juga diadakan membernya. dan hadiahnya cukup besar. anda cukup sign-in sebagai desainer dan anda akan menemukan kontes-kontes yang siap untuk anda ikuti dan menangkan hadiahnya.

 

Bambang Pamungkas Pesepak Bola Terbaik Asia ke-5


Kiprah Bambang Pamungkas di pesepakbolaan tanah air pada tahun 2012, mendapat perhatian dari media kenamaan ESPN. Dalam lamannya, ESPN pada akhirnya memasukkan nama pemain yang identik dengan nomor punggung 20 itu dalam jajaran 10 pemain terbaik Asia pada 2012.

Dalam peringkat yang dirilis, Bepe menempati urutan kelima dan menjadi satu dari tiga pemain Asia Tenggara. Yang menarik, Bepe, berada di atas bek Inter Milan, Yuto Nagatomo. Selain itu, kiper Wigan Atletic Ali Al-Habsi.

Bepe sendiri hanya kalah baik dari pemain Uni Emirate Arab dan Al-Ain, Omar Abdulrahman, pemain Jepang dan Manchester United, Shinji Kagawa, pemain Korea Selatan dan Augsburg FC, Koo Ja-Cheol, dan pemain Korea Selatan dan Ulsan Horangi, Lee Keun-ho.

Kolumnis ESPN, John Duerden mengatakan keputusan menempatkan Bepe di posisi kelima dalam jajaran 10 pemain terbaik di Asia, bukan tanpa alasan. Di sepak bola Indonesia, Bepe telah memberi sesuatu hal bagus untuk sebuah kemajuan.

“Terkadang, tidak hanya soal mencetak gol, meski Bambang telah melakukan hal itu dan mencetak 16 gol untuk klub tercintanya, Persija Jakarta. Ia telah melakukan hal yang lebih dari itu,” tulis John Duerden.

Misalnya saja, Bepe kerap menjadi pembicara untuk permasalahan yang dihadapi pemain, terutama yang haknya tidak dibayar tepat waktu. Bepe juga dinilai memiliki visi dan jiwa kepemimpinan yang baik di dalam negara yang memiliki keterbatasan. “Setidaknya itu ada di dalam lapangan sepak bola.”

“Ia juga telah menunjukkan penetangan terhadap perpecahan di sepak bola Indonesia, yang memiliki dua liga dan federasi sepak bola. Selain itu, ia telah berupaya untuk membuat timnas kembali didukung suporter.”

“Mungkin akan sulit bagi pemain lain untuk mencontoh apa yang telah dilakukan Bambang Pamungkas di atas lapangan, tetapi semua bisa belajar tentang apa yang dilakukan di luar lapangan,” sambung pernyataan John Duerden.

10 pemain terbaik di Asia versi ESPN:

1. Omar Abdulrahman (Uni Emirat Arab dan Al Ain)

2. Shinji Kagawa (Jepang dan Manchester United)

3. Koo Ja-cheol (Korea Selatan dan FC Augsburg)

4. Lee Keun-ho (Korea Selatan dan Ulsan Horangi)

5. Bambang Pamungkas (Indonesia dan Persija Jakarta)

6. Yuto Nagatomo (Jepang dan Inter Milan)

7. Teerasil Dangda (Thailand dan Muangthong United)

8. Amjad Radhi (Irak dan Arbil)

9. Rozaimi Rahman (Malaysia dan Harimau Muda)

10. Ali Al Habsi (Oman dan Wigan Athletic)

THE RAID MASUK 5 BESAR FILM TERBAIK DUNIA

The-Raid-UK-Poster
Situs berita film totalfilm.com menempatkan film The Raid di posisi keempat dalam kaleidoskop daftar 50 judul film terbaik tahun ini. Ini didasarkan pada hasil polling yang diadakan situs tersebut pada para pembacanya.
Hasil polling itu menyebutkan, film yang dibintangi oleh Iko Uwais itu bahkan mengalahkan film box office besar seperti The Dark Knight Rises, di urutan ke-enam serta The Avengers diurutan kedelapan. Sementara film The Master karya Paul Thomas Anderson menempati urutan pertama.
Film besutan Gareth Evans ini juga menempati urutan kedua dari 10 film berbahasa asing terbaik tahun ini versi situs Inggris,femalefirst.co.uk. Sementara posisi pertama diduduki oleh film Avangers. “The Raid benar-benar memperkenalkan Iko Uwais sebagai bintang laga berbakat. Ini adalah film fastastis,” tulis Famale First.
Female first juga menulis, film laga ini sangat berkualitas dan memacu adrenalin menyusul banyaknya adegan berdarah yang membasahi sepanjang film. “Melalui film ini Evans menunjukan bahwa film laga masih hidup.”

(CERPEN) KUMIS DIHARAMKAN PRESIDEN

b6ae7aee195c1212b52577037c2211e4_a
2 HARI YANG LALU
Seperti hari-hari sebelumnya, setelah mengakhiri aktifitas, aku dan teman-teman ku mendinginkan otak dengan menghabiskan waktu duduk-duduk di warung Mbokdhe Yah, dengan cuma ditemani segelas kopi susu dan beberapa potong pisang goreng kami bisa mengahbiskan waktu berjam-jam di situ. Warung itu terletak kurang lebih 100-an meter dari kampus fakultas teknik tempat aku belajar. Selain karena suasananya yang nyaman, ada kost putri tepat di depan warung itu Sehingga aku bisa memanjakan mata dengan menyaksikan cewek-cewek ber-hotpant dan ber-tanktop ria setiap aku ngadem di warung itu. Maklumlah di kelasku mahasiswinya cuma dua orang, dan itu pun belum bisa dipanggil cewek tulen karena dandanannya gak jauh beda dari kita-kita yang seorang cowok. Tapi hari ini aku melihat ada hal yang menarik nya hampir sama dengan melihat paha cewek. Ada headline koran nasional yang menulis KUMIS AKAN DIHARAMKAN PRESIDEN.

HARI ITU
Ayah sudah mulai berdandan menggenakan setelan beskap. Sepintas mirip dengn penampakan sunan Kalijaga yang kutahu dari gambar-gambar poster yang sering dijual di makam-makam wali. Sementara para bapak-bapak yang lain sedang menulis huruf besar-besar di atas kertas manila A2 dengan berbagai tulisan yang mengecam keputusan presiden yang akan mengeluarkan keppres terkait larangan memelihara kumis. Ada yang menuliskan “TANPA BRENGOS*1 AKU BUKAN LELAKI”, ada juga TANPA KUMIS AKU DIPANGGIL MISS”, ada pula yang lebih serius seperti, GAK ADAKAH URUSAN LAIN LEBIH PENTING DARIPADA KUMIS?, dan beragam kalimat-kalimat lain yang kiranya mampu menarik perhatian masyarakat dan siapa tahu bisa merubah niat presiden buat menurunkan keppres tersebut. Dan aku sendiri sibuk dengan facebook untuk mengajak janjian kelompok lain yang punya niat sama buat berdemo di depan istana negara.

2 HARI YANG LALU
“Terpilihnya presidan Umar al-Banny, membawa dampak perubahan besar buat negara ini. Kesejahteraan masyarakat semakin merata, pendidikan semakin maju, tingkat kesehatan masyarakat meningkat, dan nilai kriminalitas juga semakin menurun. Tapi baru-baru ini, tersiar kabar bahwa presiden akan mengeluarkan keputusan yang sedikit unik dan kontroversial. Beliau akan membuat keppres tentang larangan menumbuhkan dan merawat kumis. Karena pria berkumis identik dengan orang Yahudi*2…” bacaku keras-keras di depan ayahku.
“Tidak ini tidak bisa dibiarkan, kumis melambangkan kewibawaan buat para lelaki…!” sontak ayahku memotong bacaanku sembari bangkit dari duduknya.
Aku tidak melanjutkan membaca harian pagi yang kubeli sesaat setelah ngadem di warung Mbokdhe Yah tadi, karena tertarik dengan headline besar berjudul KUMIS AKAN DIHARAMKAN PRESIDEN. Presiden kita yang baru terpilih 3 tahun ini, memang dikenal dengan sikapnya yang berani menentang Amerika dan Israel. Tahun pertama saja beliau berhasil mengusir restoran franchise milik amerika dan menggantinya dengan restoran franchise milik bangsa sendiri yang rasanya tidak kalah jauh dengan restoran cepat saji milik negeri Paman Sam itu. Tapi, untuk keputusannya yang satu ini, menurutku pribadi terlalu mengada-ada. Sunan Kalijaga saja juga memelihara kumis, hal itu cukup bisa memberi bukti kalau orang islam pun boleh memelihara kumis.
“Besok kita harus ke ibukota, kita akan demo di depan istana…! akan ku kerahkan seluruh warga kampung, kalau perlu kita ajak saudara-saudara kita sekalian.” ayah bilang begitu sembari ngeloyor pergi, entah mau kemana.
Ayahku seorang kepala dusun yang sudah dua periode ini menjabat. Sifatnya yang berani dan ditunjang postur tubuh yang tinggi besar dan wajah yang bersahaja dengan kumis menghias di atas bibirnya, menjadikan dia tampak berwibawa sehingga mudah dipercaya masyarakat untuk menjadi pemimpin kampungku.
Mata ku beralih ke ibu ku, berharap beliau mampu mendinginkan emosi ayah saat sudah kembali nanti dan memberikan masukan yang lebih bijak. Tapi setelah tahu aku menatapnya dengan pandangan penuh harap, dia justru berpaling dan melangkah menuju dapur. Sepertinya dia juga tidak setuju dengan keputusan presiden kali ini, dan tidak ada jalan lain selain berdemo di depan istana.
“Mas Adi… Mas Adi…”
“Ya…” agak tergopoh-gopoh aku mendengar teriakan beberapa orang dari luar rumah.
“Ya Pak, ada apa?” tanyaku pada enam orang bapak-bapak yang keenam-enamnya masih menggenakan seragam kebesaran mereka sebagai petani lengkap dengan capilnya pula.
“Mau daftar buat besok berangkat ke ibukota…” kata salah seorang bapak yang kumisnya sudah mulai beruban.
“Waduh, saya belum mengerti Pak. Ada apa? Kenapa ke ibukota?” kata ku pura-pura lugu.
“Pak Kamituwo*3 tadi bilang katanya besok mau demo ke istana negara semua transportasi dan konsumsi akan ditanggung sama beliau” sambung bapak yang lain yang kelihatan lebih muda dan juga berkumis tipis.
“Wah wah sebentar tak ambil buku dulu.”
“Gila bener ayahku baru keluar beberapa menit sudah bisa memprovokasi orang buat nurutin perintahnya.” Batinku seraya beranjak masuk lagi ke dalam rumah.
Tak sampai lima menit aku sudah meneteng buku folio besar dan sebuah ballpoin untuk aku mendata nama-nama yang akan ikut ke ibukota. Tapi begitu aku sampia di depan rumah, sudah ada sekitar 21-an pria berkumpul di depan rumahku untuk berbuat hal yang sama dengan ke enam bapak-bapak tadi.

1 HARI SEBELUMNYA
Semua sudah berkumpul 56 orang. 33 pria dari kampungku dan 23 sisanya berasal dari kampung-kampung sebelah dan kerabat dari beberapa peserta dari kampungku. Ayah membooking 2 gerbong kereta api dengn tujuan ibukota. Dengan naik kerata api perjalanan dari kampungku menuju ibukota memakan waktu sekitar 7 jam. Gerbong ini menjadi seperti ajang pameran kumis dari berbagai model dan bentuk. Dari yang mulai tumbuh kumis sampai yang kumisnya sudah beruban, dari yang berkumis di tengahnya saja seperti milik Charlie Chaplin sampai yang kumisnya bergaya ala jambul khatulistiwa seperti jambul milik Syahrini. Rasanay geli juga buat aku yangg rajin mencukur kumis ini untuk naik kereta api dengan dipenuhi orang-orang berkumis.
Aku mencoba menyibukkan diriku dengan bermain-main dengan komputer jinjing bermerk buah apel yang tergigit sepertiga-nya. Kunyalakan facebook-ku. Tiba-tiba muncul ide terlintas. Aku akan menghubungi kenalanku di jakarta yang menjadi teman facebook-ku. Aku cari satu persatu dari daftar teman. Cukup sulit kiranya mencari seorang dua orang saja dari ribuan teman yang kupunya. Eureka….! akhirnya aku menemukan sebuah nama, tapi aku ragu apakah dia mau membantu ku.

HARI ITU
Jam sudah menunjukkan pukul setengah 8 pagi, seperti perjanjian yang aku sampaikan lewat facebook. Ayahku dan rombongan demonstran dari desaku akan bertemu dengan rombongan yang dipimpin oom krisna di Taman Pemuda. Oom krisna adalah seorang pimpinan sebuah perusahaan mesin berskala nasional di ibukota. Sebenarnya aku ragu apakah dia akan mau membantuku emm… maksudku membantu ayahku untuk berdemo menentang keputusan nyeleneh presiden. Tapi nyatanya beliau sangat mendukung dan akan membantu baik berupa tenaga maupun materi. Katany beliau senang berinteraksi langsung dengan anak buahnya untuk sekedar jalan bersama. Sebab itu pula lah kekuatan perusahaan yang dia pimpin jadi semakin kokoh karena tercipta hubungan yang baik antara anak buah dan pimpinan. Aku mengenal beliau lewat grup yang membahas segala hal tentang permesinan di facebook.
Tak berapa lama, muncullah gerombolan orang dari arah utara yang sudah mulai berorasi sepanjang jalan. Tampaknya mereka itu lah rombongan anak buahnya oom Krisna. Setelah jarak pandang yang mencukupi untuk aku yang seorang minus tapi malas memakai kacamata ini melihat wajah-wajah mereka. Tampak di rombongan paling depan ada bapak-bapak jangkung berkumis dengan memakai batik lengan pendek berdiri di atas mobil bak terbuka dengan dua sound system besar di belakangnya, memimpin pasukannya menuju ke arahku ke arah Taman Pemuda. Tidak salah lagi itu lah oom Krisna, walaupun aku belum pernah bertatap muka secara langsung, tapi aku seolah-olah sudah merasa akrab dengan dia, seperti sudah ada ikatan batin. Orang itu meloncat dengan gerakan yang cukup lincah, tampaknya orang ini tetap meluangkan waktunya untuk berolahraga disela-sela kesibukannya.
“Adi Diadi ya..?” beliau memanggil nama yang tertulis di akun facebookku duluan.
“Iya, oom Krisna Karya pasti…?” aku membalas panggilannya dengan turut menyebutkan nama akun facebooknya sembari mengulurkan tangan kanan untuk menjabatnya.
“Kenalin oom ini ayah saya pak Darmo Wibowo” kataku lagi.
“Saya krisna pak, teman facebooknya Adi” kali ini oom krisna yang mengulurkan tangan kanannya duluan.
“Ooh ini ya,? Pak Krisna pemimpin PT.Karya Mesin yang terkenal senusantara itu?” ayahku menyambut uluran tangan oom Krisna sembari memindahkan megaphone yang ia tenteng ke tangan kiri.
“Iya alhamdulillah pak, ini saya mengajak beberapa anak buah saya” kata oom Krisna sambil menunjuk ke belakang, ke arah pasukannya yang berjumlah… entah berapa, sepertinya lebih dari seratus orang.

1 HARI SEBELUMNYA
Pukul 8 malam kami tiba di ibukota dengan selamat. kami mencoba mencari penginapan yang paling dekat dengan stasiun. Setelah tanya kesana kemari dan ditolak beberapa motel karena kamar yang tersedia kurang mencukupi. Akhirnya kami menemukan sebuah penginapan yang mempunyai satu kamar yang luas sehingga cukup untuk kami yang ber-56 orang ini untuk tidur bersama-sama, walaupun cuma beralaskan karpet abu-abu yang alhamdulillah tidak bau.
Kami segera menepikan tas dan beberapa peralatan seperti megaphone dan beberapa ikat kertas manila berukuran A2 di tepi-tepi tembok. Aku segera membaringkan badanku di tempat yang kurasa paling nyaman Para rombongan tampak masih ada yang sibuk mencari makan dan ada pula yang menelepon saudaranya di rumah mengabarkan kalau dia sudah sampai dengan selamat di ibukota. Perjalanan tujuh jam dan persiapan-persiapan yang dari pagi sudah dilakukan oleh ayah tampaknya membuat dia cepat tertidur di sebelahku. Aku tersenyum, berharap rencana esok berjalan lancar. Dan aku pun ikut mencoba untuk mulai memejamkan mata.

HARI ITU
“KUMIS KUMIS KUMIS YANG PANJANG… PANJANGIN KUMIS SEKARANG JUGA” yel-yel dari para demonstran yang dipimpin ayahku membahana di halaman depan istana. Sementara pak Krisna berdiri di atas mobil bak terbuka di samping ayahku, dengan membawa spanduk bertuliskan “KUMIS SIMBOL LELAKI”. Aku sendiri duduk si posisi paling aman, di samping sopir pribadi oom Krisna yang biasanya menyetir BMW milik majikannya kini menyetir mobil pick up yang juga milik majikannya.
Para polisi nampak bersiaga dengan berbagai atribut kebesaran mereka. Nampak pula anjing-anjing gahar yang talinya masih terkekang ditangan polisi berada di barisan ke-dua. Hampir lima belas menit kami berorasi di depan istana, hingga muncul seorang bapak-bapak yang lagi-lagi berkumis dengan tubuh agak tambun di bagian perutnya saja, memakai safari warna coklat tua. Berlari tergopoh-gopoh sambil membisikkan sesuatu kepada seorang polisi yang sepertinya polisi itu adalah pemimpin pasukan yang menjaga demonstrasi hari ini. Hingga kahirnya polisi itu menyerahakan sebuah megaphone yang dia ambil dari dalam mobilnya.
“PERHATIAN SEMUA…. PERHATIAN SEMUA….!!!” orang bersafari itu mulai angkat bicara. Suaranya yang terdengar serak-serak basah begitu berwibawa. Serentak para demonstran pun terdiam.
“BAPAK PRESIDEN SEDANG MASIH DALAM KUNJUNGANNYA KE PULAU SEBERANG. DAN SAYA SUDAH MENGABARKAN KALAU ADA RATUSAN RAKYATNYA BERDEMO TERKAIT KEPPRES YANG AKAN DI KELUARKANNYA TENTANG PELARANGAN BERKUMIS.” pria itu mulai berkeringat. Perutnya yang tambun sepertinya membuat nafasnya agak sesak, sehingga menjadikannya mudah berkeringat.
“BELIAU MENYAMPAIKAN AKAN MEMPERTIMBANGKAN UNTUK MEMBATALKAN RENCANA PENGELUARAN KEPPRES TERSEBUT. DAN PENGUMUMAN AKAN DISAMPAIKAN PRESIDEN SECARA LANGSUNG DALAM JANGKA WAKTU 1X24 JAM.” Kalimat bapak bersafari yang terakhir ini membuat para demonstran yang merupakan bauran dari warga-warga sekitar kampungku dan karyawan perusahaan milik oom Krisna bersorak meriah. Tak terkecuali ayahku. Yang sura teriakan kebahagiaannya terdengar sampai di dalam mobil sekalipun tak memakai megaphone.

SATU MINGGU KEMUDIAN
Presiden benar-benar menepati janjinya dengan mengumumkan pembatalan rencana mengeluarkan keppres tentang pelarangan kumis. Hari-hari ku pun berjalan normal kembali. Dan aku mulai bisa bersantai sambil menikmati paha mulus khas cewek remaja sembari menikmati kopi susu di warung Mbokdhe Yah. Tapi aneh hari ini nggak ada sama sekali mahluk indah yang memamerkan paha dan ketiaknya di rumah kost itu. Hingga akhirnya aku menemukan penyebabnya, saat seorang kawanku membawa sebuah koran sembari berkata, “kita harus demo ke ibukota Di…!”
Aku mebaca headine yang dia tunjukkan di koran itu padaku, “HOTPANT DAN TANKTOP AKAN DIHARAMKAN PRESIDEN”

INOVASI HEMAT ENERGI DARI DAERAH MARJINAL SAMPAI USAHA MENTERI DAN PELAJAR

Masalah energi merupakan masalah kompleks karena bisa nyangkut juga ke masalah-masalah lain. kenaikan BBM (Premium misalnya) biasanya langsung diikuti dengan kenaikan harga bahan pangan semisal sembako, dan bisa juga diikuti lagi dengan kenaikan tarif dasar listrik, serta tarif jasa pun bisa juga ikut naik. Begitu mendengar harga BBM hendak dinaikan buru-buru orang memborongnya, dari pengusaha POM bensin sendiri sampai rakyat kecil yang sehari-hari naik motor honda 75. karena itu, masalah hemat energy dan pengembangan energi alternatif tidak bisa disepelekan lagi. Mengingat (katanya orang yang pintar dibidangnya) energy emas hitam di bumi ini terancam habis, karena tidak dapat diperbaharui dan dibuat lagi dengan cepat.

Trend ngegowes dan car free day, sudah cukup dan bagus sudah baik dijalankan, walaupun di kota saya belum ada yang namanya car free day. maklumlah kota kecil dangan jumlah pengguna mobil yang masih kuat ditampung jalanan, jadi acara car free day dirasa belum saatnya untuk dijalankan. tapi sebenarnya kami rakyat kediri merindukan udara pagi yang bebas dari asap kendaraan walaupun cuma sehari. Kembali lagi kepada pembahasan hemat energi. selain itu ada juga usaha untuk menghemat penggunaan listrik antara jam 17-22, ya memang karena pada jam-jam kapasitas penggunaan energi listrik memang lagi banyak-banyaknya, malah sekarang ada acara mematikan lampu serentak buat seluruh penduduk bumi yang memakai lampu dari listrik, seperti pada tanggal 31 Maret kemarin. oke-oke saja sih usaha seperti itu, tapi mengingat masih ada sebagian dari wilayah indonesia yang baru teraliri listrik, usaha tersebut bisa dibilang gak banyak berguna. seperti anak kecil yang punya mainan baru, seperti itulah bagian masyarakat yang baru mendapat bagian listrik dari PLN. tak bijak rasanya kalau kita juga menyuruh mereka untuk ikutan tidak nyalain tivi atau minimal perangkat elektronik lain saat pukul 19-22.

Maka untuk penghematan energi usaha yang paling tepat adalah dengan membikin energy alternatif dan membuat mesin mobil kendaraan bermotor yang lebih hemat energy. banyak sekali usaha yang dilakaukan oleh umat manusia khususnya bangsa kita sendiri untuk mendapatkan energy alternatif yang lebih efisien dan ramah lingkungan. seperti halnya usaha mahasiswa ITB yang tak selalu meraih juara dalam kompetisi mobil hemat energy asia selama tiga tahun berturut-turut, biodiesel dari bahan minyak jarak, pembuatan mobil berbahan bakar gas, juga yang sekarang lagi in, yaitu mobil listrik yang sedang dipopulerkan oleh menteri BUMN kita Dahlan Iskan.

Tapi terkait dengan poin yang terakhir, justru banyak masyarakat yang mencemooh usaha penghematan energi yang dilakukan beliau sebagai rupa pencitraan. bukannya saya juga termasuk salah satu pendukung beliau bukan, tapi apa salahnya sih kalau memang pencitraan ya biarin aja yang penting kan mobil dengan bahan bakar listrik itu sudah merupakan lompatan ke depan dalam rangka penghematan energi.
Juga dalam poin pertama, terkait karya anak bangsa yang mampu mebuat mobil dengan konsumsi bahan bakar 196 km/liter bensin, wow amazing kan…!! dukungan pemerintah atau sponsor sangat diperlukan dalam pengembangan alat transportasi tersebut.
Pertamina

[CERPEN PERSAHABATAN] LAKI SEHATI

Akhirnya aku sampai juga di rumah berpagar besi dengan cat biru langit yang tampak mulai kusam ini. Hemmm… tak terasa udah hampir tujuh tahun aku gak pernah bertemu dengannya. Kira-kira seperti apa wajahnya, selucu apa anaknya, dan apakah istrinya masih cantik seperti dulu.

Di balik rasa rindu dan penasaranku padanya, masih terbalut rasas segan dan ragu, apakah aku benar-benar akan mengungkapkannya. Tapi mengingat sms kamu semalam, perlahan aku coba pupus rasa raguku, kuberanikan jari telunjukku menekan bel di sebelah kiri pagar besi.

Tak berapa lama setelah bel berbunyi muncul anak gadis yang memakai baju sekolah dasar. Wajah gadis kecil ini mengingatkanku pada seseorang. Dia berlari menyongsong gerbang, dan dengan agak kesusahan. Aku berusaha membantunya dengan mendorong pagar besi ini kesebelah kanan, agar terbuka.

“kelakuan ni anak tetap saja ceroboh kayak dulu, kalo saja aku ini orang jahat udah kuculik lalu kujual anakmu ini…” membatinku sendiri dalam hati. Terbayang kembali kelakuan-kelakuan gilaku bersamanya. Senyam-senyum sendiri aku membayangkan.

Dari dalam rumah terdengar teriakan, “siapa kak…?” suara berat laki-laki yang kulihat sudah tak asing wajahnya itu, menyongsong gadis kecil dari dalam rumah, sembari menyampingkan jarit batik di lengan kanannya.

“gak tau yah…” katanya sambil berlari menuju pelukan ayahnya.

“oh kamu Yon…? gimanA kabarnya? Tumben mampir?” berondongan pertanyaan yang diajukan Sentot padaku.

“iya nih udah lama banget gak ketemu kamu…”

“Hahahah… ayo masuk dulu!” katanya dengan tangan kirinya merangkulku dan tangan kanannya tetap menggendong gadis kecil berbaju SD tadi.

“silakan duduk pak Aryon… mau minum apa pak?” begitu sapanya padaku setelah memasuki ruang tamu.

“haha apa aja yang penting seger.”

“sini dulu ya Fazza sayang, temenin oom Aryon ngobrol ya?” kata si sentot sambil meletakkan anaknya di kursi dan melangkahkan kakinya menuju dapur.

“kamu namanya siapa?” tanyaku pura-pura belum tahu namanya. Maklum saja aku terakhir kesini saat aqiqoh sekaligus ngasih namanya si fazza ini.

“Fazza…”

“Fazza siapa,?”

“nul fazza adityalani” katanya dengan lafal yang masih kurang fasih saat penyebutan huruf -R.

“sekarang kelas berapa?”

“kelas satu oom”

“kalau ke sekolah diater apa belrangkat sendiri?”

“berangkat sendili oom…”

“wah berani juga ni anak…!” batinku, mengingat tempat tinggal temanku ini merupakan lingkungan perkotaan dan biasanya daerah perkotaan malah rawan
dengan penculikan anak.

“gak dianter ayah?”

“gak oom ayah kalo pagi kelja”

“oh… kalau mama kamu?”

“mama udah meninggal waktu ngelailin adik…”

“apa?!” hampir copot mataku mendengar katanya.

“……” fazza justru terdiam… matanya kosong, sepertinya dia membayangkan saat-saat indah bersama mamanya atau mungkin saja dia takut dengan mataku yang mau copot tadi.

“hei ada apa kok jadi sepi?” suara bass sentot agak mengagetkanku. Dia datang dengan membawa baki dan gelas besar berisi susu soda, minuman favorit kita pas masih hobi nge-warung.

“owh minumnya sudah datang…!” sahutku mencoba mencairkan suasana dan menutupi kekagetanku atas apa yang diucapkan fazza tadi.

“monggo mas Aryon diminum dulu…!” kata sentot, diikuti dengan gerakan manja fazza yang beranjak ingin dipangku ayahnya.
Aku segera meminum susu soda itu, mengingat aku sudah menahan haus sejak berangkat menuju kesini tadi.

“jadi istrimu si Pratiwi…” aku agak ragu memulai pembicaraan tentang istrinya.

“maaf yon aku gak bisa menjaga pratiwi dengan baik…” katanya dengan suara berat dan matanya mengalihkan pandangan dari wajahku.

Slide-slide masa lalu muncul lagi, saat ada anak pindahan di SMA ku dulu. Namanya Rahma Pratiwi, anaknya putih manis, senyumnya memikat, matanya cerah, selalu ceria, dan membahagiakan orang yang memandangnya. Banyak anak-anak cowok baik yang masih jomblo atau sudah punya pacar terpikat padanya. Aku yang saat itu aku sudah berpacaran dengan Fatma sementara Sentot katanya masih nunggu cewek yang sempurna untuk dia. Setelah kedatangan Pratiwi aku pun menyemangati dia dan mengatakan padanya kalau pratiwi adalah sosok yang sempurna dan serasi buatnya. Karena dia agak canggung dengan mahluk indah yang disebut cewek, akhirnya aku dulu lah yang memulai pendekatan itu untuknya. Bahkan aku sempat marahan dengan Fatma gara-gara melakukan konspirasi pendekatan itu. Singkat cerita aku yang sudah akrab dengan pratiwi mengatakan padanya kalau temanku ada yang naksir dia. Lebih singkatnya cerita akhirnya sentot dan pratiwi pacaran, entah kenapa sentot yang awalnya malu-malu sama cewek, bisa menghamili pratiwi saat perayaan setelah kelulusan SMA. Karena orang tua Sentot memang kaya oleh usahanya showroom mobil second mudah saja bagi mereka untuk menikah tanpa perlu pusing mikir biaya, lalu lahir lah Fazza, si cantik yang wajahnya mirip dengan ibunya ini.

“dia meninggal pas ngelairin anakku yang kedua Yon…”

“dia memang wanita hebat, dia akan mendapatkan tempat terbaik di sisinya.” aku mencoba menghiburnya.
Terlarut kami dalam lamunan masing-masing. Aku pun jadi ragu untuk mengatakan maksud hatiku datang ke tempat ini. Fazza tampak semakin nyaman saja dipelukan ayahnya.

“kau sekarang jadi lelaki hebat, bisa mengurus dua anak sendirian…”

“hemmm sudahlah hidup ini memang sebuah pelajaran yang langsung diajarkan oleh Tuhan” tukang teori itu mulai mau ceramah.

“by the way kapan kamu mau nikahin Fatma, masak dari jamannya pak suharto sampai pak SBY masih pacaran terus?”

“ahh alay kamu, gak segitu lama juga kali…” aku melihatnya mulai bisa tersenyum. Aku pun juga ikut tersenyum, walaupun di dalam hatiku masih tersimpan gundah, karena sebenarnya kedatanganku kemari buat meminjam uang padanya, untuk melamar Fatma, yang katanya kalau aku gak segera melamarnya, dia akan dijodohkan dengan anak pedagang emas dari kecamatan sebelah.

DI MATTEO DI PECAT…?

Kegilaan akan kesuksesan yang dialami oleh bos chelsea roman abramovich memakan korban lagi. pagi hari setelah kekalahan chelsea atas si nyonya tua juventus, si bos memutuskan untuk memecat roberto di matteo, pelatih yang telah membuat sejarah baru dengan membawa chelsea sebagai tim london pertama yang berhasil meraih trophy liga champion.
bahkan reaksi negatif pun muncul dari kicauan pemain dan tokoh bola dunia…

“Wow, Chelsea memecat manajer mereka!! Saya sedikit terlambat mengetahuinya, tapi ini sesuatu yang gila,” tulis Rio Ferdinand di akun Twitternya @rioferdy5.

“OMG baru saja tahu kalau #robbiedimatteo sudah dipecat. Itu mengecewakan saya,” tulis Ruud Gullit juga di akun Twitternya. Gullit adalah mantan manajer Chelsea yang membawa Di Matteo ke Stamford Bridge di tahun 1996.

“Tak bisa dipercaya Roberto di Matteo dipecat setelah catatan yang sangat bagus. Terutama saat saya pikir dia berhasil menangani skandal terkait (John) Terry. #harsh,” demikian di-Tweet Louis Saha.

memang benar kata orang, kalau “jasa seseorang akan lebih mudah dilupakan daripada dosa seseorang”
saya berhasil nemu link pers conference terakhir di matteo sebelum dipecat, sayangnya bahasa inggrisku seringnya dapet 6, jadi diartikan sendiri ya,,? :p

video conference pers di matteo