INOVASI HEMAT ENERGI DARI DAERAH MARJINAL SAMPAI USAHA MENTERI DAN PELAJAR

Masalah energi merupakan masalah kompleks karena bisa nyangkut juga ke masalah-masalah lain. kenaikan BBM (Premium misalnya) biasanya langsung diikuti dengan kenaikan harga bahan pangan semisal sembako, dan bisa juga diikuti lagi dengan kenaikan tarif dasar listrik, serta tarif jasa pun bisa juga ikut naik. Begitu mendengar harga BBM hendak dinaikan buru-buru orang memborongnya, dari pengusaha POM bensin sendiri sampai rakyat kecil yang sehari-hari naik motor honda 75. karena itu, masalah hemat energy dan pengembangan energi alternatif tidak bisa disepelekan lagi. Mengingat (katanya orang yang pintar dibidangnya) energy emas hitam di bumi ini terancam habis, karena tidak dapat diperbaharui dan dibuat lagi dengan cepat.

Trend ngegowes dan car free day, sudah cukup dan bagus sudah baik dijalankan, walaupun di kota saya belum ada yang namanya car free day. maklumlah kota kecil dangan jumlah pengguna mobil yang masih kuat ditampung jalanan, jadi acara car free day dirasa belum saatnya untuk dijalankan. tapi sebenarnya kami rakyat kediri merindukan udara pagi yang bebas dari asap kendaraan walaupun cuma sehari. Kembali lagi kepada pembahasan hemat energi. selain itu ada juga usaha untuk menghemat penggunaan listrik antara jam 17-22, ya memang karena pada jam-jam kapasitas penggunaan energi listrik memang lagi banyak-banyaknya, malah sekarang ada acara mematikan lampu serentak buat seluruh penduduk bumi yang memakai lampu dari listrik, seperti pada tanggal 31 Maret kemarin. oke-oke saja sih usaha seperti itu, tapi mengingat masih ada sebagian dari wilayah indonesia yang baru teraliri listrik, usaha tersebut bisa dibilang gak banyak berguna. seperti anak kecil yang punya mainan baru, seperti itulah bagian masyarakat yang baru mendapat bagian listrik dari PLN. tak bijak rasanya kalau kita juga menyuruh mereka untuk ikutan tidak nyalain tivi atau minimal perangkat elektronik lain saat pukul 19-22.

Maka untuk penghematan energi usaha yang paling tepat adalah dengan membikin energy alternatif dan membuat mesin mobil kendaraan bermotor yang lebih hemat energy. banyak sekali usaha yang dilakaukan oleh umat manusia khususnya bangsa kita sendiri untuk mendapatkan energy alternatif yang lebih efisien dan ramah lingkungan. seperti halnya usaha mahasiswa ITB yang tak selalu meraih juara dalam kompetisi mobil hemat energy asia selama tiga tahun berturut-turut, biodiesel dari bahan minyak jarak, pembuatan mobil berbahan bakar gas, juga yang sekarang lagi in, yaitu mobil listrik yang sedang dipopulerkan oleh menteri BUMN kita Dahlan Iskan.

Tapi terkait dengan poin yang terakhir, justru banyak masyarakat yang mencemooh usaha penghematan energi yang dilakukan beliau sebagai rupa pencitraan. bukannya saya juga termasuk salah satu pendukung beliau bukan, tapi apa salahnya sih kalau memang pencitraan ya biarin aja yang penting kan mobil dengan bahan bakar listrik itu sudah merupakan lompatan ke depan dalam rangka penghematan energi.
Juga dalam poin pertama, terkait karya anak bangsa yang mampu mebuat mobil dengan konsumsi bahan bakar 196 km/liter bensin, wow amazing kan…!! dukungan pemerintah atau sponsor sangat diperlukan dalam pengembangan alat transportasi tersebut.
Pertamina

6 thoughts on “INOVASI HEMAT ENERGI DARI DAERAH MARJINAL SAMPAI USAHA MENTERI DAN PELAJAR

  1. Elna_DaSKA mengatakan:

    Mantap ….. !!

    Yuk berhemat !!

  2. Muh Nahdhi Ahsan mengatakan:

    Saya senang nggowes apa lagi ikutan Jogja Last Friday Ride atau sekedar untuk transportasi ke kampus. Minat masyarakat untuk memiliki sepeda semakin tinggi, harga sepeda pun ikut naik. Sepeda menjadi benda menggiurkan secara ekonomi. Akhirnya sepeda saya hilang dicuri orang. Sehari setelah JLFR November kemaren. Jadilah saya tidak bersepeda lagi. *doh*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s